Thursday, May 10, 2007

Foto Baroedax IF-3

Akan kah semua kenangana indah ini... terulang kembali... ????

Sobat kemanapun engkau pergi kenanglah masa-masa
indah yang terlewati, dan jadikan sebagai motivasi dan
penyemangat dalam meraih
kesuksesan...

Persahabatan Abadi adalah persahabatan yang
dilandasi rasa percaya dan kesungguhan dalam menjaga kepercayaan..

Persahabatan adalah ikatan jaji yang tersimpan dalam lubuk hati
dan tidak pernah mengenal kata pamrih...



TUHAN KU ....

Diantara Nestapaku

Aku berdiri diantara duri
menghenyak, menggerang
karena sakit membutku semakin terpuruk
rapuh....

Kuberlari menentang badai
mencari amarah hitam yang tertimbun di dada
ingin kurobek tirai sengsara ini
hatiku lelah untuk terus dalam gelap

Jika aku pandangi langit
akankah aku harus menyalahkan-Nya ?
Tidak....!!!
Aku harus tetap berjalan sebagai aktor tua
dalam donggeng masa
tanpa harus menyerah
mengira Tuhan memaksaku
hidup dalam coba

Bila mataku kini meratup
bukan kantuk yang menderaku
bukan lelah yang memaksa kakiku berhenti
tapi jiwaku kini ingin berlari
meninggalkan bumi
merangkul matahari.....



Puisi Sang Pemuja Tuhan

Pernahkah kamu merasa dibohongi,
dikhianati, dipermainkan ?
ketika kamu merasa apa yang kamu lakukan adalah nyata...
ikhlas....?
Pernahkah kamu bertanya mengapa dunia
seakan mempermainkanmu ?
mendulang setiap dukamu,
Meraupnya dengan rakus, kemudian tertawa ?

Apa yang kau dulang sekarang,
merupakan hasil yang kau tanam kemarin....
Betulkah ?
Atau memang takdirmu begitu buruk....?
berharap Tuhan mengasihanimu,
memintanya berhenti...
SEKARANG !!!!
Mengharap bahagia, karena kamu telah lelah?

Ada rahasia disetiap garis tanganmu
hanya Tuhan yang tahu...
pernahkah kau bertanya bagaimana masa depanmu...?
semakin kau bertanya, semakin kau takkan menemukan jawabannya...
semakin kau binggung, semakin terpuruk dirimu dalam kebodohan...

dunia bukan kejam,
Tuhan pun tidak kejam
kau hanya harus berperan
bermain dipanggung dengan dialog yang tersusun sebelum kau tercipta
tapi mengapa terkadang kau masih menanyakannya ?
Bahwa apakah Dia menyayangimu?

Ketika ratapanmu memilukan hari...
Begitu mengiris, menoreh tarikan keras dihatimu
memberi bekas berdarah...
MERAH...
Akankah kau tetap terduduk meratapinya
disaat lukisan pagi begitu mengundangmu untuk meraih mimpi ?
disaat kicau burung bernyanyi melepaskan nada menyemangatimu ?

Lembayung malam kan sama seperti dulu, selalu indah
Berkas mentari akan sama seperti dulu, selalu hangat
hembusan angin akan sama seperti dulu, selalu sejuk
dan kasih Tuhan akan selalu sama untuk setiap hamba-Nya
yang mencintai-Nya...
karena Dia mencintai SEMUA MAKHLUKNYA

you are not you, if
you are not you, if
engkau mengaku umat rasulullah tapi tidak mengerjakan sunah2nya
engkau mencinta Allah tapi lalai terhadap-NYa
engkau mendamba surga-Nya tapi dosa selalu menghiasimu

engkau mengutuk setan tapi engkau terlena ketika bersamanya
engkau tahu kematian bersamamu tapi engkau tidak sadar

you are not you, if;
pekerjaanmu tidak dimulai dengan basmalah
engkau berbuat dosa tapi tidak segera bertaubat

you are not you, if;
engkau banyak tertawa padahal api neraka begitu panas
engkau menangis bukan karena berbuat dosa
engkau bekerja bukan untuk mencari ridha-Nya
engkau menolong sesama karena ingin pujian manusia

you are not you if you are you (in jahiliyah condition)

Ungkapan Hatiku

xxxxx..... Kata tanpa makna....xxxx

Oh cinta ...
mengapa kau memberikan pilu pada ku..

Oh cinta ...
akan kah ku menggapai mu... atau hanya lamunan semu yang menyeruak dalam mimpi panjangku....

oh cinta ...
akan kah kau hadir dengan sejuta makna, tanpa pernah tau apa yang sebenarnya ada dalam hatimu...

oh cinta ...
akan kah kau mendustai dirimu dan mencampakan aku dalam keheningan dan kesunyian malam.

oh cinta ...
akan kah kau merindu seperti apa yang kurasakan, atau hanya benci dan dusta yang kau berikan padaku..

oh cinta ...
tau kah kau senyummu.. tawamu.. candamu dan semua yang ada pada dirimu membuat diriku terbang diawan berhiaskan bintang- bintang dilangit yang terang...

oh cinta ...
Mimpikah aku membayangkan mu atau kenaifanku saja yang ingin menggapai bintang yang jauh di angkasa..

oh cinta ...
Mengapa ... mengapa... aku terlalu dan terlalu merindu.. mencinta dan dan mengharapkan mu slalu ada disisiku..

oh cinta ...
Apakah aku harus berpaling dan menyerah untuk mendapatkanmu atau bangkit dan bersiap untuk menggapai cinta sejatimu..

oh cinta ...

oh cinta ....

oh cinta ....

trus... trus.... trus.....

weleh... weleh....



CUiiiiiiiiiiiiiiihhhhhhhhhhhhhhhhhhhh...?????

ie teh urang .... ?????????

Sugan .... ?????????????

Rieeeeeeeeeet ... ????????

Karya orang yang lagi bosen.... ^_^



?????????................................. !!!!!!


Aku tau...

Aku sadar...
aku bukan cowo yang sempurna...
di matamu...
di mata dia...
di mata mereka...

Bagi mu aku cowo brengsek..
bagi ku...
aku cowo stupid...
Ku tak bisa kendalikan diri..

Itu sebagian dari keterbatasan ku..
banyak kekurangan ku, yang blm kau tau..

Kau pernah bilang padaku..
mudah mencari kebaikan seseorang..
tapi...
Sulit untuk mencari keburukan seseorang..

Aku sadari...
diriku penuh keburukan...

Aku akui...
banyak dosa ku padamu...

Aku jg mengerti...
Kau sulit percaya lagi padaku..

Tapi Aku ...
aku adalah aku...
aku hanya menanti..
Kesempatan

kan

datang padaku lgi...

hari....
Minggu...
bulan.....
Tahun...

Ku

kan

menanti...
hingga tiba keterbatasan ku...

Semoga kau mengerti.....
apa pun rasa mu pada ku kini..
ataupun nanti...
aku

kan

tetap berdiri disini...
menanti...dan...menanti...
hingga tiba saat ku nanti...

Saat kau tersenyum ...

Aku cuma bisa melamun..

Saat kau bingung.....

aku cm bisa termenung...

Saat kau sedih.....

Aku pun merasa pedih...

Saat kau menangis....

Aku pun merasa teriris...


Ijinkan Aku Mencintaimu

Aku tak mengerti mengapa aku merindumu?
mencemaskanmu dalam setiap deret waktu
meraba imajinasiku untuk menerka
apa yang kau lakukan?
berharap kau sedikit membayangkanku

Jika aku terbuai malam
Apakah kau akan menuai bintang untukku?
Jika aku menanti pagi
Apakah kau akan semaikan embun untukku?

Kubertanya pada Tuhan
Mengapa sepi ini mengulumku?
Merajut benang cinta diantara duka
Mencerca kasih di atas perih ini

Andai rasa ini bukan kesalahan
Apakah Tuhan begitu tega memberiku satu dera lagi?
Andai aku tak menggeret mimpi
Mengapa kau begitu menghantuiku?

Biarkan aku mengerti dirimu
Memahamimu....
Mencintaimu dengan segenap tenagaku
mendekapmu selamanya....
Memilikimu untuk mengarungi hidupku



Bersamamu....

Jika aku memandang langit
mengharapkan bayangan wajahmu
terurai dalam goresan semu
karena disini aku begitu merindumu

Diantara senandung langkah bumi
aku menantikan langkahmu di depan pintu hatiku
Diselimut awan putih itu
kugantungkan cinta suciku

Bilakah engkau akan bersamaku
mengarungi satu cerita dalam lautan cintaku ??
Bersama rembulan ku akan menjemput malammu
dengan sejuknya jiwamu....

Bila aku bukan lelaki terbaikmu
biarkan aku mencintamu dengan segenap jiwaku
Bila aku bukan pilihan hatimu
biarlah aku mendampingimu selamanya

Biarkan aku
menjadi bagian kecil di sudut hatimu....
Biarkan....
Karena aku hanya ingin bersamamu....
seumur hidupku....



Merindumu

Walau kalut menggulung hitam batinku
Aku masih terhenyak dalam rindu yang tak sudah
Apakah dirimu menyeruakkan cinta yang sama?
Aku terpaku dalam malam hening dan itu pun tanpa dirimu

Mentari akan terus mengisi hari
Walau dinginnya derai hujan akan menghiasi bulan
dan deru bintang akan menyertai tahun-tahunku
aku akan tetap menantimu

akankah ku kan melihat wajahmu,
tersenyum dalam kehangatan matamu?
seperti biasa kau menatapku dengan sejuta kelembutan
akankah kau akan pulang ??

ku rindu setiap senyummu
ku impikan tawamu
dan ku bayangkan wajahmu
walau suaramu
kini tetap terniang dalam memoriku

waktu mengapa tak menghempas pergi
jarak mengapa begitu jauh
hingga ku tak dapat menggapaimu
hingg ku tetap berdiri menatap langit....
sendiri....

Sayang, Aku ternyata terlalu Naif...
Kita berjalan dalam langkah yang berbeda
jalur yang berbeda
Irama yang berbeda
Sayang, memang kita berbeda

Ada maksud untuk tetap menjaga canda
memelihara bahagia
dan mencipta sejuta melodi hidup
Sayang, ternyata itu tak mungkin

Bilalah waktu berbicara dengan dentang-detangnya
Aku ingin dia mengulang cerita kita
Sayang, waktupun enggan menguaknya
Sayang sekali, takdir memang membuat kita sangat berbeda

Aku terlalu naif dalam menjejalkan mimpi
Aku terlalu naif untuk menciptakan keseimbangan
dan terlalu naif untuk berharap lebih
Kau bisa mengerti kemiskinan, kebodohan dan penderitaan

Sayang, Aku ternyata terlalu Naif...

Puisi Cinta II

Bidadari Diujung Senja

ini cerita tentang ibuku,

timbul sayapnya di kedua bahu,
lalu dia pergi,

katanya untuk menantang matahari,

agar esok tak terbit lagi.

ini cerita tentang aku,

berlari mengejar bidadari,
kujumpai dalam diam,
ibu marah; warna memerah,
senja terbit kembali.

kebajoran.baroe.22.06.06

author : dedy - dedi@….

Tak Bisa Membuatmu Mencintaiku

KEASTA : [ 03-20060623-01 ]

}|{ Tak Bisa Membuatmu Mencintaiku }|{

Dengarkanku…
Siapa jua kamu.

Tiada kutahu kapan,
Ku telah mencintamu,
Tiada kusedar bila,
Ku telah mengasihimu.

Tidak perlu kau tahu,
Isi hati ini,
Kerana ia,
Tak mengharuskanmu,
Untuk mencintaku kembali.

Ku telah pernah,
Kangen padamu,
Tersuntik ia,
Sehayat temu.

Ku telah pernah,
Menyentuh wajahmu,
Walau tak tersampai jejariku,
Menyapa kulitmu.

Semua itu,
Hanya aku yang tahu,
Menguncinya,
Dalam nafasku.

Kungerti,
Tak dayaku,
Membuatmu mencintaku,
Tak kusalahkanmu,
Itukan rasaku,
Bukan perasaanmu.

Sertaku,
Dalam hidupmu,
Walau bak angin lalu,
Kan kurestu,
Nyata cinta ini,
Tidak tersurat bagimu,
Hanya siratnya,
Seorang aku.

}|{ Ju`an Einriqie }|{

p/s: ada antara mereka yang kucinta, tapi hanya bagiku untuk merasa,bukan mereka.

aku mencium bau bangkai di bantalmu

aku mencium bau bangkai di bantalmu,
kisah kelam apakah yang kau tanam di rambutmu?

kita bukan lagi satu-satu kepala

terpisah dalam dua raga,
lalu kenapa kau tetap membisu?

kutemukan bangkai tikus mengering
di sarung bantalmu,

kubuang kulitnya dan aku ambil hatinya,
apakah ada nama atau hanya angka-angka?

kau terus membisu dan hanya bisa menangis,

dan katamu, ?aku menemukan bangkai kucing dihatimu!?

dan mulai besok pagi kami berlatih mengasah belati

kebajoran.baroe.22.06.06

author :? dedy - dedi@arteknpartner.com>

Pagar itu Bernama Ayah

angin puting beliung telah menerpa rumahku,
kedinginanku dalam hujan tangisan,
banjirnya merobohkan tiang-tiang iman,
kenapa aku ditinggalkan?

pokok kering di halaman belakang ikut meluruh,
dihanyutkan dan dihempaskan riak gelombang,
jika saja dapatku temukan tambatan,
jika saja engkau berdiri di sana,
jika saja langit bisa bicara,
dan hanya jika saja tak ada ?

lebih baik begitu?

angin puting beliung telah menghanyutkan pagar rumahku,
aku masih terlelap dalam banjirnya,
terhempas berkelimbungan kemudian,
adakah yang bisa memberitahu padaku?
bahwa pagar itu bernama ayah!

kebajoran.baroe.23.06.06

author :? dedy - dedi@arteknpartner.com

Sajak-sajak untuk puteriku: CAHAYA "atta" HASTASURYA

CAHAYA HASTASURYA

lengking tangismu memecah pagi subuh
sebagai cahaya harapku yang tumbuh
menjadi fajar yang merekah
dari 8 matahari
di kedip matamu

4 maret 2005

AKU MENANTIMU

aku merindukanmu. sepenuh rindu. cahaya. cahaya cintaku
aku menantimu. sepenuh debar. merindu.
aku merindumu. cahaya cintaku

2 maret 2005

DENYAR CAHAYA

di rahim waktu
detak jantungmu cahaya
berdenyar
sebagai cinta

aku merindukanmu

di rahim cinta
berdenyar cahaya

cahaya cinta

2 Oktober 2004

AKANKAH ENGKAU DATANG

akankah engkau datang
dari ketiadaan

sebagai puisi
mengada lewat jemari

huruf demi huruf
yang kususun

di helai kehidupan
tergambar imaji

engkau yang kan datang
dari ketiadaan

mengada
menjelma

sebagai puisi
di hidupku

12 April 2004

http://nanangsuryadi.blogspot.com

auhor : nanangsuryadi - nanangsuryadi@….

Khalil Gibran

IBU
Friday, June 2nd, 2006

Ibu merupakan kata tersejuk yang dilantunkan oleh bibir - bibir manusia.
Dan “Ibuku” merupakan sebutan terindah.
Kata yang semerbak cinta dan impian, manis dan syahdu yang memancar dari kedalaman jiwa.

Ibu adalah segalanya. Ibu adalah penegas kita dilaka lara, impian kta dalam rengsa, rujukan kita di kala nista.
Ibu adalah mata air cinta, kemuliaan, kebahagiaan dan toleransi. Siapa pun yang kehilangan ibinya, ia akan kehilangan sehelai jiwa suci yang senantiasa
merestui dan memberkatinya.

Alam semesta selalu berbincang dalam bahasa ibu. Matahari sebagai ibu bumi yang menyusuinya melalui panasnya.
Matahari tak akan pernah meninggalkan bumi sampai malam merebahkannya dalam lentera ombak, syahdu tembang beburungan dan sesungaian.

Bumi adalah ibu pepohonan dan bebungaan. Bumi menumbuhkan, menjaga dan membesarkannya. Pepohonan
dan bebungaan adalah ibu yang tulus memelihara bebuahan dan bebijian.

Ibu adalah jiwa keabadian bagi semua wujud.
Penuh cinta dan kedamaian.

:+: Khalil Gibran :+:

Posted in khalil gibran

CINTA (III)
Friday, June 2nd, 2006

Kelmarin aku berdiri berdekatan pintu gerbang sebuah rumah ibadat dan bertanya kepada manusia yang lalu-lalang di situ tentang misteri dan kesucian cinta.
Seorang lelaki setengah baya menghampiri, tubuhnya rapuh wajahnya gelap. Sambil mengeluh dia berkata, “Cinta telah membuat suatu kekuatan menjadi lemah, aku mewarisinya dari Manusia Pertama.”

Seorang pemuda dengan tubuh kuat dan besar menghampiri. Dengan suara bagai menyanyi dia berkata, “Cinta adalah sebuah ketetapan hati yang ditumbuhkan dariku, yang rnenghubungkan masa sekarang dengan generasi masa lalu dan generasi yang akan datang.’

Seorang wanita dengan wajah melankolis menghampiri dan sambil mendesah, dia berkata, ‘Cinta adalah racun pembunuh, ular hitam berbisa yang menderita di neraka, terbang melayang dan berputar-putar menembusi langit sampai ia jatuh tertutup embun, ia hanya akan diminum oleh roh-roh yang haus. Kemudian mereka akan mabuk untuk beberapa saat, diam selama satu tahun dan mati untuk selamanya.’

Seorang gadis dengan pipi kemerahan menghampiri dan dengan tersenyum dia berkata, “Cinta itu laksana air pancuran yang digunakan roh pengantin sebagai siraman ke dalam roh orang-orang yg kuat,? membuat mereka bangkit dalam doa di antara bintang-bintang di malam hari dan senandung pujian? di depan matahari di siang hari.’

Setelah itu seorang lelaki menghampiri. Bajunya hitam, janggutnya panjang dengan dahi berkerut, dia berkata, “Cinta adalah ketidakpedulian yang buta. la bermula dari hujung masa muda dan berakhir pada pangkal masa muda.’

Seorang lelaki tampan dengan wajah bersinar dan dengan bahagia berkata, ‘Cinta adalah pengetahuan syurgawi yang menyalakan mata kita. Ia menunjukkan segala sesuatu kepada kita seperti para dewa melihatnya.’

Seorang bermata buta menghampiri, sambil mengetuk-ngetukkan tongkatnya ke tanah dan dia kemudian berkata sambil menangis, ‘Cinta adalah kabus tebal yang menyelubungi gambaran sesuatu darinya atau yang membuatnya hanya melihat hantu dari nafsunya yang berkelana di antara batu karang, tuli terhadap suara-suara dari tangisnya sendiri yang bergema di lembah-lembah.’

Seorang pemuda, dengan membawa sebuah gitar menghampiri dan menyanyi, ‘Cinta adalah cahaya ghaib yang bersinar dari kedalaman kehidupan yang peka dan mencerahkan segala yang ada di sekitarnya. Engkau bisa melihat dunia bagai sebuah perarakan yang berjalan melewati padang rumput hijau. Kehidupan adalah bagai sebuah mimpi indah yang diangkat dari kesedaran dan kesedaran.’

Seorang lelaki dengan badan bongkok dan kakinya bengkok bagai potongan-potongan kain menghampiri. Dengan suara bergetar, dia berkata, “Cinta adalah istirahat panjang bagi raga di dalam kesunyian makam, kedamaian bagi jiwa dalam kedalaman keabadian.?

Seorang anak kecil berumur lima tahun menghampiri dan sambil tertawa dia berkata, “Cinta adalah ayahku, cinta adalah ibuku. Hanya ayah dan ibuku yang mengerti tentang cinta.”

Waktu terus berjalan. Manusia terus-menerus melewati rumah ibadat. Masing-masing mempunyai pandangannya tersendiri tentang cinta. Semua menyatakan harapan-harapannya dan mengungkapkan misteri-misteri kehidupannya.

:+: Khalil Gibran :+:

Posted in khalil gibran

CINTA (II)
Friday, June 2nd, 2006

Mereka berkata tentang serigala dan tikus
Minum di sungai yang sama
Di mana singa melepas dahaga

Mereka berkata tentang helang dan? hering
Menjunam paruhnya ke dalam bangkai yg sama
Dan berdamai - di antara satu sama lain,
Dalam kehadiran bangkai - bangkai mati itu

Oh Cinta, yang tangan lembutnya
mengekang keinginanku
Meluapkan rasa lapar dan dahaga
akan maruah dan kebanggaan,
Jangan biarkan nafsu kuat terus menggangguku
Memakan roti dan meminum anggur
Menggoda diriku yang lemah ini
Biarkan rasa lapar menggigitku,
Biarkan rasa haus membakarku,
Biarkan aku mati dan binasa,
Sebelum kuangkat tanganku
Untuk cangkir yang tidak kau isi,
Dan mangkuk yang tidak kau berkati

(Dari ‘The Forerunner))

:+: Kahlil Gibran :+:

Posted in khalil gibran

CINTA (I)
Friday, June 2nd, 2006

Lalu berkatalah Almitra, Bicaralah pada kami perihal Cinta.

Dan dia mengangkatkan kepalanya dan memandang? ke arah kumpulan manusia itu, dan keheningan menguasai mereka. Dan dengan suara lantang dia berkata:

Pabila? cinta menggamitmu, ikutlah ia
Walaupun jalan-jalannya sukar dan curam
Pabila ia mengepakkan sayapnya,
Engkau serahkanlah dirimu kepadanya
Walaupun pedang yang tersisip pada sayapnya akan melukakan kamu.

Pabila ia berkata-kata
Engkau percayalah kepadanya
walaupun suaranya akan menghancurkan mimpimu
seperti angin utara yang memusnahkan taman-taman
kerana sekalipun cinta memahkotakan kamu
Ia juga akan mengorbankan kamu
walaupun ia menyuburkan dahan-dahanmu
ia juga mematahkan ranting-rantingmu
walaupun ia memanjat dahanmu yang tinggi
dan mengusap ranting-rantingmu yang gementar
dalam remang cahaya matahari
ia juga turun ke akar-akarmu
dan menggoncangkannya dari perut bumi

Seperti seberkas jagung
ia akan mengumpulmu untuk dirinya
membantingkanmu sehingga engkau bogel
mengayakkanmu sehingga terpisah kamu dari kulitmu
mengisarkanmu sehingga engkau menjadi putih bersih
mengulimu agar kamu mudah dibentuk
dan selepas itu membakarmu di atas bara api
agar kamu menjadi sebuku roti yang diberkati
untuk hidangan kenduri Tuhanmu yang suci

Semua ini akan cinta lakukan kepadamu
supaya engkau memahami rahsia hatinya
dan dengan itu menjadi wangi-wangian kehidupan
tetapi seandainya di dalam ketakutanmu
engkau hanya mencari kedamaian dan nikmat cinta
maka lebih baiklah engkau membalut dirimu
yang bogel itu
dan beredarlah dari laman cinta yang penuh gelora
ke dunia gersang yang tidak bermusim
di sana engkau akan ketawa
tetapi bukan tawamu
dan engkau akan menangis
tetapi bukan dengan air matamu

Cinta tidak memberikan apa-apa melainkan dirinya
dan tidak mengambil apa-apa melainkan daripada dirinya
cinta tidak mengawal sesiapa
dan cinta tidak boleh dikawal sesiapa
kerana cinta lengkap dengan sendirinya

Dan pabila engkau bercinta
engkau tidak seharusnya berkata
“kejadian adalah hatiku,” sebaliknya berkatalah:
“aku adalah kejadian”

Dan janganlah engkau berfikir
engkau boleh menentukan arus cinta
kerana seandainya cinta memberkatimu
ia akan menentukan arah perjalananmu

Cinta tiada nafsu melainkan dirinya
tetapi seandainya kamu bercinta
dan ada nafsu pada cintamu itu
maka biarlah yang berikut ini menjadi nafsumu;
menjadi air batu yang cair
membentuk anak-anak sungai
yang menyanyikan melodi cinta
pada malam yang gelap gelita
untuk mengenal betapa pedihnya kemesraan
untuk merasa luka kerana engkau kini mengenali cinta
dan rela serta gembira
melihat darah dari lukanya
untuk bangun pada waktu fajar dengan hati yang lega
dan bersyukur untuk satu hari lagi yang terisi cinta
untuk beristirehat ketika matahari remang
untuk mengingati kemanisan cinta yang tidak terperi
untuk kembali ke rumahmu ketika air mati
dengan rasa kesyukuran di dalam hati
dan dalam tidurmu berdoalah untuk kekasihmu
yang bersemadi di dalam hatimu
dengan lagu kesyukuran pada bibirmu

(Dari ‘Sang Nabi’)

:+: Khalil Gibran :+:

Posted in khalil gibran

DUA KEINGINAN
Friday, June 2nd, 2006

Di keheningan malam, Sang Maut turun atas hadrat Tuhan menuju ke bumi. Ia terbang melayang-layang di atas sebuah kota dan mengamati seluruh penghuni dengan tatapan matanya. Ia menyaksikan jiwa-jiwa yang melayang-layang dengan sayap-sayap mereka, dan orang-orang yang terlena di dalam kekuasaan Sang Lelap.

Ketika rembulan tersungkur di kaki langit, dan kota itu berubah warna menjadi hitam kepekatan, Sang Maut berjalan dengan langkah tenang di celah-celah kediaman - berhati-hati tidak menyentuh apa-apa pun - sehingga tiba di sebuah istana. Ia masuk melalui pagar besi berpaku tanpa sebarang halangan dan berdiri di sisi sebuah ranjang , dan tika ia? menyentuh dahi? si lena, lelaki itu membuka kelopak matanya dan memandang dengan penuh ketakutan.

Melihat bayangan Sang Maut di hadapannya, dia menjerit dengan suara ketakutan bercampur aduk kemarahan, “Pergilah kau dariku, mimpi yang mengerikan! Pergilah engkau makhluk jahat! Siapakah engkau ini? Dan bagaimana mungkin kau memasuki istana ini? Apa yang kau inginkan? Tinggalkan rumah ini dengan segera! Ingatlah, akulah tuan rumah ini. Nyahlah kau, kalau tidak, kupanggil para hamba suruhanku dan para pengawalku? untuk mencincangmu menjadi kepingan!”

Kemudian Maut berkata dengan suara lembut, tapi sangat menakutkan, “Akulah kematian, berdiri dan tunduklah padaku.”

Dan si lelaki? itu menjawab, “Apa yang kau inginkan dariku sekarang, dan benda apa yang kau cari? Kenapa kau datang ketika urusanku belum selesai? Apa yang kau inginkan dari orang kaya berkuasa seperti aku? Pergilah sana, carilah orang-orang yang lemah, dan ambillah dia! Aku ngeri melihat taring-taringmu yang berdarah dan wajahmu yang bengis, dan mataku sakit menatap sayap-sayapmu yang menjijikkan dan tubuhmu yang meloyakan.”

Namun selepas tersedar, dia menambah dengan ketakutan, “Tidak, tidak, Maut yang pengampun, jangan pedulikan apa yang telah kukatakan, kerana rasa takut membuat diriku mengucapkan kata-kata yang sesungguhnya terlarang. Maka ambillah longgokan emasku semahumu atau nyawa salah seorang dari hamba-hambaku, dan tinggalkanlah diriku… Aku masih mempunyai urusan kehidupan yang belum selesai dan berhutang emas dengan orang. Di atas laut aku memiliki kapal yang belum kembali ke pelabuhan, permintaanku..jangan ambil nyawaku… Ambillah olehmu barang yang kau inginkan dan tinggalkanlah daku. Aku punya perempuan simpanan yang? luarbiasa cantiknya untuk kau pilih, Kematian. Dengarlah lagi : Aku punya seorang putera tunggal yang kusayangi, dialah sumber kegembiraan hidupku. Kutawarkan dia juga sebagai galang ganti, tapi nyawaku jangan kau cabut dan tinggalkan diriku sendirian.”

Sang Maut itu mengeruh,”Engkau tidak kaya tapi orang miskin yang tak sedar diri.”? Kemudian Maut mengambil tangan orang hina itu, mencabut nyawanya, dan memberikannya kepada para malaikat di langit untuk menghukumnya.

Dan Maut berjalan perlahan di antara setinggan orang-orang miskin hingga ia mencapai rumah paling daif yang ia temukan. Ia masuk dan mendekati ranjang di mana tidur seorang pemuda dengan kelelapan yang damai. Maut menyentuh matanya, anak muda itu pun terjaga. Dan ketika melihat Sang Maut berdiri di sampingnya, ia berkata dengan suara penuh cinta dan harapan, “Aku di sini, wahai Sang Maut yang cantik. Sambutlah rohku, kerana kaulah harapan impianku. Peluklah diriku, kekasih jiwaku, kerana kau sangat penyayang dan tak kan meninggalkan diriku di sini. Kaulah utusan Ilahi, kaulah tangan kanan kebenaran. Bawalah daku pada Ilahi. Jangan tinggalkan daku di sini.”

“Aku telah memanggil dan merayumu berulang kali, namun kau tak jua datang. Tapi kini kau telah mendengar suaraku, kerana itu jangan kecewakan cintaku dengan menjauhi diri. Peluklah rohku, Sang Maut yang dikasihi.”

Kemudian Sang Maut meletakkan jari-jari lembutnya ke atas bibir yang bergetar itu, mencabut nyawanya, dan menaruh roh itu di bawah perlindungan sayap-sayapnya.

Ketika ia naik kembali ke langit, Maut menoleh ke belakang — ke dunia - dan dalam bisikan amaran ia berkata, “Hanya mereka? di dunia yang? mencari Keabadianlah yang sampai ke Keabadian itu.”

(Dari ‘Dam’ah Wa Ibtisamah’ -Setitis Air Mata Seulas Senyuman)

:+: Kahlil Gibran :+:

Posted in khalil gibran | No Comments »
« Previous Entries

Puisi Cinta


Kabarkan Padaku
Wednesday, February 28th, 2007

pastilah terselip di halaman buku
rindu yang sering kau terima
entah saat matahari baru merekah
atau senja yang beranjak tenggelam

pernahkah kau cari
lembaran yang berisi sunyi
kau bersihkan dari debu
dan lipatan yang kaburkan isi

sedang rindumu tetap ada
kusimpan rapi di almari jiwa
nanti jika kau datang lagi
bisa kau baca ulang
biar tahu apakah masih ada
rindumu ataukah perlahan hilang

jika lembaran rinduku
kau temukan kembali
kabarkan padaku

tolpgi, 270207


Ikatan tanpa cinta
Tuesday, February 27th, 2007

kuatkah ku menjalani ini??
kebersamaan kita memang indah, bahkan terasa sangat manis
kau teman berbagiku, kau tempat bersandarku
mendengarkan gelak tawaku, meredakan tangisanku,,,
menghangatkan tubuh dan jiwaku

Tapi, dalam tawa itu aku menjerit
dalam kehangatan dekapanmu ku menggigil
kau “teman” terbaikku, tapi bukan pemilik cintaku

Hatiku hanya untuknya
cinta inipun telah utuh menjadi miliknya
walau takkan pernah bersatu,,
karena aku tak mungkin memilikinya
dan tak akan pernah bisa memiliki seutuhnya

Puisi cinta dari : eny_manieztt

original source : wismacinta.com

Jika Kata Mengambang
Monday, February 19th, 2007

jika kata mengambang
biarkan saja
angin akan membawanya
ke sudut lembah
biarkan diam tak berkata
jika sempat memandang
lihat saja
biar sekilas tanpa senyum
seperti telah maklum
rindu ini punya awan
dan angin dalam ingin
jika kata mengambang
ragumu tetap menghadang?
tolmlm, 130207

author : blue4gie.com

rindu 29 november
Friday, February 2nd, 2007

apakah arti kata cinta untukmu?
apakah hanya sebuah kata-kata untuk mengungkapkan perasaan kecilmu pada seorang lelaki?
dan apakah arti kata rindu yang kau katakan padaku?
apakah hanya sebuah guratan lidah untuk membuat perasaanku senang?
cinta, rindu adalah sebuah kata-kata yang takkan pernah berarti bagiku, jikala kata kata itu hanya engkau katakan berulang kali, dan tak pernah berbuat apapun untuk membuktikan hal itu

adakah kekuatan yang lebih menakutkan dirimu selain cinta?
apakah ada orang yang mampu mengatur jiwa dan ragamu selain cinta?
sepasang kaki dan tanganmu tak terbelenggu apapun untuk mendatangi diriku yang kau cintai
dan mengapakah engkau takut kepada mereka ?
apakah cintamu hanya berakhir pada sebuah ketakutan kepada seseorang?

jika aku mengetahui keberadaanmu sekarang, aku akan menyusulmu saat ini, dimanapun itu
perasaan ku telah membuat jiwaku gila karenamu
sebuah ungkapan perasaan yang tak bisa diartikan siapapun termasuk diriku

aku teramat merinduimu
aku rindu..

oleh penyair_kesepian

SALAHKU KAH ?
Friday, February 2nd, 2007

apakah aku terlalu cepat datang menghampirimu
untuk mengatakan betapa aku menyayangimu
apakah aku terlalu cepat untuk mengatakan
perasaan dalam hati ini , sejujurnya padamu
dan apakah aku terlalu cepat, untuk mengisi pikiranmu
padahal, bukankah pikiranmu masih terisi kenangan, yang belum sempat hilang ?

ku bisa merasa kan bagaimana rasa hatimu,
pasti bagai digilas banyak keraguan
antara kenanganmu dan cinta
semuanya hadir dalam hatimu,
saling berebut kedudukan
untuk bisa kau perhatikan dan untuk bisa kau sayangi

aku tidak punya apapun yang lebih indah
untuk bisa mengisi hatimu

kenanganmu pasti lebih indah dari kata-kataku
dan kenanganmu pasti lebih mesra dari tatapanku

aku, seperti seorang peri kesepian
memandang dan berharap
untuk kau cintai
untuk kau rindui
dan untuk kau temani
dalam satu sisi kehidupan

cintamu dan kenanganmu
derita lalumu, kebahagiaan lalumu,
apakah bisa menyatu dengan perasaan cintaku

salahku kah ?, terlalu cepat, membiarkanmu untuk memulainya.

by : srinaga


Denting
denting yang berbunyi
dari dinding kamarku
sadarkan diriku dari lamunan panjang
tak terasa malam kini semakin larut
ku masih terjaga

sayang kau di mana aku ingin bersama
aku butuh semua untuk tepiskan rindu
mungkinkah kau di sana merasa yang sama
seperti diriku di malam ini

rintik gerimis mengundang
kekasih di malam ini
kita menari dalam rindu yang indah
sepi kurasa hatiku saat ini oh sayangku
jika kau di sini
aku tenang

Ada Apa Dengan Cinta

satu masa tlah terlewati
benci dan rindu merasuk di kalbu
ada apa dengan cintaku
sulit untuk aku ungkap semua

jangan pernah bibir tertutup
bicarakan semua yang kau rasakan
cinta itu kita yang rasa
bila sengsara hati 'kan merana

wahai pujangga cinta
biar membelai indah
teladani kalbuku
jujurlah pada hatimu

ada apa dengan cinta
perbedaan aku dan engkau
biar menjadi bait
dalam puisi cinta terindah

andai bumi terbelah dua
biar kita tetap saling berpeluk

wahai pujangga cinta
biar membelai indah
teladani kalbuku
jujurlah pada hatimu

ada apa dengan cinta
perbedaan aku dan engkau
biar menjadi bait
dalam puisi cinta terindah

Met Malam Cinta

biduk di langit masih kering tertawa
melihat aku yang tetap bercumbu dengan khayal
menariki kata dalam balutan puisi
membingkaikan rasa dalam bait

puisi adalah aku
aku bercinta dengan kata
dan merangkai menjadi satu kenangan indah
dekapan kalimat panjang membuai mesra diriku
kutemukan ada detak lemah setia berdenyut
diberinya aku hembusan nafas
aku menikmati saat diriku tertulis, terlukis
dalam abadinya makna-makna tersimpan

aku adalah puisi
yang di rentang panjangnya hidup
kugubah realita menjadi sepatah sajak, selagu nada
dari seurut nadi, aku mencipta kerangka jiwa
dimana guratan-guratan hatiku tercetak
menandai tonggak di jenjangan umurku

duniaku terbentuk oleh suratan pena
berbisik tentang rindu, tentang haru
bercanda tentang cinta, tentang rasa
bercerita tentang tawa, tentang duka

aku adalah puisi
padanya aku tercipta


- Beijing, 07.06.2006


Met Malam Cinta

Cinta memanggilku
Segera kuberlari meghampiri
Meski harus kutempuh jalan berbatu dan berliku
Kan kuserahklan diri kedalam rangkulan sayap2nya
Sekalipun duri2 yg bersemayam dibalik sayapnya akan melukaiku

Ku bisikan cinta
Mungkin cinta kan membawaku terbang tinggi ke kumpulan bintang2
Namun dia juga akan mencabik2 dan menarik akarku hingga tercabut dari perut bumi

Ku teriakkan cinta!
Kan kutembangkan cinta ke ranjang malam
Memeluk nyerinya rasa kelembutan
Ku kan pergi kea lam mimpi dengan diringi seuntai irama pujian yang menghiasi bibirku

Selamat malam cinta………………..

What Love really iS ?!?!

all about me

When love beckons to you, follow him,
Though his ways are hard and steep.
And when his wings enfold you yield to him,
Though the sword hidden among his pinions may wound you.
And when he speaks to you believe in him,
Though his voice may shatter your dreams as the north wind lays waste the garden.

(Ketika Cinta memanggilmu, ikutilah dia,
Meskipun jalannya terjal berliku.
Dan ketika sayapnya memelukmu maka dekaplah dia,
mesikupun pedang di sela-sela sayapnya melukaimu.
Dan jika dia bicara padamu, percayalah dia,
meskipun suaranya menghancurkan mimpimu seperti angin utara yang memporandakan taman.)

Itu adalah salah satu kutipan puisi cinta favoritku karya Khalil Gibran.
Kata orang "Gemini" itu punya jiwa yang romantis dan tipikal "Pemuja Cinta", makanya kebanyakan orang Gemini punya hati yang sensitive. Hehehe aku rasa bener juga si :-)

Buat aku Cinta itu beyond everything that could be said. Cinta adalah suatu perasaan yang tulus dari hati dan membuncah melebihi batas waktu dan ruang.

Wednesday, May 9, 2007

SMS GILA

Rahasia By: (RagiL)
Jngn bilang sapa2 yach....aku kasih tahu nich...ada monyet bisa baca SMS...ini skarang buktinya...hi..hi..msh gak percaya, baca lagi dech..

Saran untuk diingat By: (bintang_disurga)
"Jika anda bercinta tidak mencapai puncak,saya sarankan agar anda jangan bercinta dihari libur sebab puncak macet!"

Patrick Star By: (nitnoezz)
Setiap kali aku ingat kamu, aku semakin rindu padamu...Untuk melepaskan itu, aku harus memeluk boneka Patrick..

PERGI KE SURGA By: (gentho)
Guru Sekolah Minggu tersenyum bertanya, "Siapa yang ingin pergi ke
Surga, coba angkat tangan!" Semua mengangkat tangannya, kecuali seorang
anak kecil. Guru bertanya, "Kamu tidak ingin pergi ke Surga?" Anak itu
menjawab, "Tidak, bu Guru. Ibu menyuruh saya segera pulang ke rumah,
tidak boleh pergi kemana-mana."

Kuda Pemalu By: (sobat)
T:Kuda apa yang malu2?
J:Kudapatkan kamu sedang telanjang!!!

Cinta By: (ico)
1st love tetap dikenang,
cinta kilat tak bererti sesaat,
cinta abadi selalu sejati,
cinta monyet cepat usang,
tinggal monyetnya aje yg masih baca SMS

M.O.N.Y.E.T By: (bintang_disurga)
Gue seneng ama sifat2 elo, seperti Menyayangi, Optimis, Nekat, Yakin, Elastis, & Tekun. Jadi kalo disingkat, elo seperti M.O.N.Y.E.T

Ingat Kamu By: (lilo)
Mau chatting inget kamu.....
Mau mandi inget kamu........
Mau tidur inget kamu..........
Mau minum inget kamu.......
Lagi makan inget.....
huuh emang gw pikirin, laper bro he....he...he..

BUKAN ELO By: (bintang_disurga)
KATA TEMAN GW,LO ORANGNYA BAEK,LO PENGERTIAN,BIJAKSANA,TIDAK SOMBONG.RENDAH DIRI.LO JG CUANTIK,MANIS,SEXCI.POKOKNYA SMUA DECH....ITU KATA TEMAN GW KE GW BUKAN ELO.KACIN DECH LO....!!!!!

Pendampingku..... By: (keren_gaul)
Hai...
Aku tau, kau mungkin
benci padaku...

Tapi, kau itu baik,
perhatian dan
penuh kasih sayang...

Aku ingin
bertanya sesuatu...

Maukah kau
Jadi pendampingku.....

cingku???